Seting Web Htb

Nah setelah sukses menginstal WebHtb seperti postingan sebelumnya. sekarang kita mengkufigurasi seting pada web hatb.. silahkan
semoga membantu Sekarang kita hitung alokasi bandwidth yang didapat dari ISP, kemudian dibagi ke client-client. Misalnya alokasi bandwidth yang didapat dari Speedy rata2 800Kbps - 900Kbps. Jumlal client 15 dan jatah bandwidth untuk masing-masing client 64Kbps limit 256Kbps.

Langkah-langkah pembagiannya sebagai berikut :
o Pilih Interfaces -> Klik Add Interface Pilih interface yang mengarah ke jaringan lokal ( dalam kasus ini eth1 ) lalu klik tulisan Click to add
o Pilih Classes -> Klik Add Classes Isikan seperti dibawah ini :
+ Name: Proxy-DNS Bandwidth: 10240 Limit: 10240 Burst: 0 Priority: 0 Que: SFQ -> Klik tombol gambar centang untuk menyimpan
+ Name: Administrator Bandwidth: 1024 Limit: 1024 Burst: 0 Priority: 1 Que: SFQ -> Klik tombol gambar centang untuk menyimpan
+ Name: Client-Net Bandwidth: 640 Limit: 900 Burst: 0 Priority: 2 Que: SFQ -> Klik tombol gambar centang untuk menyimpan
o Klik Add Clent Pilih pada drop down menu Class: Proxy-DNS Isikan seperti dibawah ini :
+ Client: CacheHIT Bandwidth: 10240 Limit: 10240 Burst: 32 Priority: 1 Mark: 4 ( sesuai dengan mangle MARK iptables ) -> Klik tulisan SAVE untuk menyimpan
+ Client: DNS-Rekues Bandwidth: 128 Limit: 128 Burst: 0 Priority: 1 SRC IPS: IP DNS Server Lokal/Provider ( untuk mengisikan lebh dari satu IP klik tulisan Click here for new src, dst ..) -> SAVE
o Pilih Class: Administrator Isikan seperti dibawah ini :
+ Client: Admin-Gateway Bandwidth: 1024 Limit: 1024 Burst: 0 Priority: 2 SRC IPS: IP gateway DST IPS: IP Komputer Admin -> SAVE
+ Client: Admin-Internet Bandwidth: 64 Limit: 256 Burst: 0 Priority: 3 SRC IPS: kosongkan DST IPS: IP Komputer Admin -> SAVE
o Pilih Class: Client-Net Isikan seperti dibawah ini :
+ Client: Client-1 Bandwidth: 64 Limit: 256 Burst: 0 Priority: 3 SRC IPS: kosongkan DST IPS: IP Komputer Client 1 -> SAVE
+ Client: Client-2 Bandwidth: 64 Limit: 256 Burst: 0 Priority: 3 SRC IPS: kosongkan DST IPS: IP Komputer Client 2 -> SAVE

dan seterusnya

Untuk mengaktifkan management bandwidthnya pilih Change QOS Status -> Klik Start/Restart QOS.

Setiap melakukan perubahan/penambahan, harus dilakukan Restart QOS agar perubahan/peambahan ditetapkan

Untuk melihat hasilnya bisa pilih Show -> Klik Show traffic

Management Bandwidth telah terinstall dan tersetup, setiap client mendapatkan jatah bandwidthya masing-masing.

Setting Game DOTA

Setting Game DOTA
cara setting b-net dota , yaitu dengan mengisi server Bnetgatewayeditor dengan : IDGS free Server : IP(122.144.2.132) zone(7)

IDGS Public : IP(public.indogamers.us) zone(7)
...
IDGS Junior : IP(junior.indogamers.us) zone(7)

nusareborn : IP(dota.nusa.net.id) zone (7)

SQUID & LUSCA Proxy High perform

download dulu putty, coz tar ngerjainnya pake putty hehehehe

sebelumnya stop dulu service squid nya
/etc/init.d/squid stop

backup squid.conf nya di /etc/squid/squid.conf
delete squid yg lama
rpm -e squid-xxx(versi squid)

delete file di directory cache_dir
ex:
rm -rf /cache/*

download pack lusca
NEW LUSCA UBUNTU-64 BIT (24 Maret 2010)
http://squid-proxy-pkg.googlecode.com/files/deb-lusca-r14499-64.tar.bz2


NEW LUSCA Release 14410 (16 February 2010)
http://squid-packge.googlecode.com/files/LUSCA_HEAD-r14410-1_el5.i386.rpm
http://squid-packge.googlecode.com/files/LUSCA_HEAD-r14410-1_el5.x86_64.rpm
wget hxxp://squid-packge.googlecode.com/files/LUSCA_HEAD-r14371-1_el5.i386.rpm trus di install
rpm -Uvh LUSCA_HEAD-r14371-1_el5.i386.rpm

trus download file2 confignya
cd /etc/squid/
wget http://squid-proxy-pkg.googlecode.com/files/squid.conf
wget http://squid-proxy-pkg.googlecode.com/files/storeurl-el5.pl
wget http://squid-proxy-pkg.googlecode.com/files/tunning-el5.conf

chmod +x storeurl-el5.pl
chown squid:squid tunning-el5.conf
chown squid:squid storeurl-el5.pl
trus sesuaikan configurasi cache_dir,allow netlocal dll di file squid.conf

update tunning sysctl.conf
cd /etc/
wget http://squid-packge.googlecode.com/files/sysctl.conf-el5
mv sysctl.conf-el5 sysctl.conf


rebuild cache

cek configurasi
squid -k parse

klo kagak ada error, rebuild cache swapnya
squid -z

tahap akhir start servis squid
/etc/init.d/squid start

Perintah Dasar Linux untuk Pengelola Server

Artikel ini akan memberikan pengenalan terhadap beberapa perintah dasar yang dapat anda manfaatkan untuk mengelola server linux anda melalui Shell.
Untuk semua perintah linux, kita dapat menekan tombol sebanyak dua kali untuk melihat kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya apabila ingin mengetahui command apa saja yang dimulai dengan huruf awal co, maka cukup ketikkan c lalu tekan dua kali, maka command-command dengan huruf awal co akan muncul.
# co 2x
col colrm comm compgen complete consoletype
colcrt column command compile_et consolehelper continue

Help
Masing-masing perintah biasanya memiliki parameter yang dapat kita gunakan, hal ini dapat kita ketahui dengan mudah dengan mengetikkan tambahan (spasi) –help di perintah yang ingin kita pelajari lebih lanjut.
# ps --help
********* simple selection ********* ********* selection by list *********
-A all processes -C by command name
-N negate selection -G by real group ID (supports names)
-a all w/ tty except session leaders -U by real user ID (supports names)
...
dan seterusnya

Pipe(|)
Pipe (|) dapat digunakan untuk mengkombinasikan dua atau lebih perintah demi mencapai output yang kita inginkan, perintah yang berbeda tersebut cukup dipisahkan dengan symbol “|”.
Contohnya apabila kita ingin memecah output yang kita dapat dari perintah listing (ls) yang lebih dari satu halaman, kita dapat menggunakan perintah more, hal ini akan menghentikan tampilan perhalaman. Atau kita ingin melakukan filter output dari ps, misalnya hanya ingin menampilkan baris yang memiliki kata nginx, dapat dilakukan dengan menggunakan grep;

# ps aux | grep nginx
root 10148 0.0 0.3 42948 1012 ? Ss 21:42 0:00 nginx: master process /usr/local/sbin/nginx
nobody 10149 0.0 0.8 43848 2316 ? S 21:42 0:00 nginx: worker process
nobody 10150 0.0 0.8 43716 2196 ? S 21:42 0:00 nginx: worker process

df
Digunakan untuk melihat informasi filesystem pada setiap partisi. Namun yang biasa digunakan adalah df -h karena tampilannya mudah dimengerti oleh kita, beberapa parameter lain dapat dimanfaatkan untuk merubah preferensi yang anda inginkan.

# df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/sda1 40G 17G 21G 46% /
varrun 512M 84K 512M 1% /var/run
varlock 512M 0 512M 0% /var/lock
udev 512M 16K 512M 1% /dev
devshm 512M 0 512M 0% /dev/shm
none 512M 0 512M 0% /dev/shm

ps
ps adalah perintah yang digunakan jika kita perlu mengecek proses yang berjalan pada server. Contoh perintah ps dasar adalah ps -aux, karena semua proses yang berjalan akan tampil. Bila kita hanya ingin melihat suatu proses (misalnya apache), maka gunakan perintah ps -aux | grep apache.

top
Menampilkan statistik sistem dan detil terhadap proses di server yang aktif.

w
Untuk melihat siapa saja yang sedang login pada server

netstat
Menampilkan ringkasan koneksi network dan status socket yang sedang berjalan di server. Kita dapat mengkhususkan ke port tertentu (misalnya port 80), maka perintah yang dapat digunakan adalah

netstat | grep :80

yum / apt-get
yum merupakan perintah manipulasi paket yang biasanya digunakan oleh distribusi linux berbasis rpm seperti Redhat, CentOS dan Fedora, sementara apt-get digunakan oleh distribusi linux berbasis debian seperti Debian dan Ubuntu. Manipulasi file dengan package management akan sangat tergantung kepada distribusi linux yang digunakan.
Untuk menginstall atau update paket, dapat menggunakan perintah:

yum install
apt-get install

Atau kalau kita perlu mengupdate packet, dapat gunakan perintah:

yum update

Atau untuk mencari paket yang tersedia sesuai dengan keyword yang kita masukkan dapat dilakukan dengan cara;

yum search keyword

free
Digunakan untuk melihat sisa memory dan swap yang terpakai, umumnya digunakan free -m yaitu mengecek memory dengan satuan MB. Contoh penggunaan:

free -m
total used free shared buffers cached
Mem: 1024 387 636 0 154 98
-/+ buffers/cache: 135 888
Swap: 2047 0 2047

wget
Dapat digunakan untuk mendownload file, grab website, mirroring,dll. Berikut contoh-contoh penggunaannya
Mendownload file dari server:

wget http://www.goldendrake.web.id/contoh.txt
Mendownload dengan sistem meresume file:
wget -c http://www.goldendrake.web.id/contoh.txt
Mendownload dan dijadikan background, sehingga kita bisa mengerjakan yang lain sementara file didownload:
wget -b http://www.goldendrake.web.id/contoh.txt


kill
Seperti namanya, command ini digunakan untuk membunuh atau menghentikan sebuah proses. Biasanya sebelum menggunakan kill, maka terlebih dahulu kita menjalankan perintah ps untuk melihat ID proses yang ingin dikill.

$ ps aux | grep apache2
www-data 9576 0.0 0.2 11272 2156 ? S Sep06 0:00 /usr/sbin/apache2 -k start
www-data 9577 0.0 0.1 11456 2020 ? S Sep06 0:00 /usr/sbin/apache2 -k start
www-data 9578 0.0 0.3 185916 3588 ? Sl Sep06 0:00 /usr/sbin/apache2 -k start
www-data 10523 0.0 0.3 185912 3596 ? Sl Sep06 0:00 /usr/sbin/apache2 -k start



Lalu untuk menghentikan prosesnya, kita mengetikkan command kill disertai -9 [yang berarti eksekusi] dan PID IDnya:

kill -9 1537

ifconfig
Perintah ini digunakan untuk melihat konfigurasi IP yang sudah ada pada network interface yang ada dalam server kita. Perintah ifconfig juga dapat dipakai untuk menentukan alamat IP dan netmask pada suatu interface. Contoh penggunaan ifconfig untuk melihat konfigurasi ethernet tertentu

# ifconfig -eth0
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr aa:00:21:fa:62:01
inet addr:117.103.xx.xxx Bcast:117.103.xx.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::a800:21ff:fefa:6201/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:3052329 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:123389 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:895150664 (853.6 MB) TX bytes:20386246 (19.4 MB)

last
Perintah ini digunakan untuk melihat orang yang login terakhir.
# last
test pts/0 117.103.52.34 Mon Sep 7 15:37 still logged in


locate
Digunakan untuk mencari file berdasarkan nama file atau berdasarkan keyword.
locate

tail
Digunakan untuk menampilkan potongan akhir file.

tail /var/log/messages #melihat 10 baris terakhir dari /var/log/messages
tail -f /var/log/messages # melihat line dari /var/log/messages secara terus menerus


ping
Sama seperti windows, linux juga dapat mengecek komunikasi antar komputer dalam sebuah jaringan melalui protokol TCP/IP.

ping ip.address.atau.hostname

traceroute
Traceroute biasa digunakan untuk mengetest koneksi link terhadap suatu server. Perintah ini akan menampilkan routing paket TCP/IP dari host kita ke host yang dituju.

traceroute ip.address.atau.hostname

shutdown
Perintah ini digunakan untuk mematikan atau mereboot sistem.

shutdown -r now # akan melakukan restart

Bila kita ingin mematikan server, maka commandnya adalah:

shutdown -h now

pwd
Digunakan untuk melihat kita berada di direktori mana.

pwd

/home/test

Berarti kita berada di folder /home/test


Install Gnome di ClearOS 5.2

Alasan nambah gnome-desktop :
- terbatasnya jumlah pc di sekul or warnet
- menambah fungsi server ClearOS juga untuk billing, browsing, ngetik, game ringan, remote komputer siswa, dll
- kurang kerjaan, tangan gatel pengen utak atik

Ganti repository ke server centos 5.5

cd /etc/yum.repos.d (masuk directory /etc/yum.repos.d)
cp base.repo base.repo.bak (backup file repository)
rm base.repo (del file repository, nanti kalo udah selesai balikkan lagi file aslina)
nano base.repo (membuat file repository baru, copy paste aja di bawah ini) [Add Ons]
name=CentOS
baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/5.5/addons/i386/
enabled=1
gpgcheck=1

[CentOS Plus]
name=CentOS
baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/5.5/centosplus/i386/
enabled=1
gpgcheck=1

[Extras]
name=CentOS
baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/5.5/extras/i386/
enabled=1
gpgcheck=1

[Fasttrack]
name=CentOS
baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/5.5/fasttrack/i386/
enabled=1
gpgcheck=1

[OS]
name=CentOS
baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/5.5/os/i386/
enabled=1
gpgcheck=1

[Update]
name=CentOS
baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/5.5/updates/i386/
enabled=1
gpgcheck=1

---------------------
yum update
yum install xorg* --exclude=xorg-x11-apps
(ada 102 paket xorg yang harus diinstall, yaah.... tunggu aja)

Xorg -configure (membuat konfigurasi Xorg)
cp xorg.conf.new /etc/X11/xorg.conf

reboot (restart komputer)
login root
startx
(jika sukses akan terlihat layar berwarna dan mouse bisa digerakkan)

ctrl+alt F2 (membuka terminal baru)

yum install redhat-logos (install redhat-logs)
(akan muncul pesan konflik, solusinya dibawah ini)
mv /boot/grub/splash.xpm.gz /boot/grub/splash.xpm.gz.clearos
rpm -i force /var/cache/yum/base-centos/packages/redhat-logos-4.9.99-11.e15.centos.noarch.rpm
cp /boot/grub/splash.xpm.gz.clearos /boot/grub/splash.xpm.gz

yum install gtk2-engines (install redhat-artwork)
wget http://mirror.centos.org/centos/5.5/os/i386/CentOS/redhat-artwork-5.1.0-28.el5.centos.i386.rpm
rpm -i -force --nodeps redhat-artwork-5.1.0-28.el5.centos.i386.rpm

Baru anda install gnome-session :
yum install gnome-session

reboot
login root (nantinya lebih baik buat user baru untuk jalankan gnome)
startx

Seharusnya sekarang dekstop Gnome bisa jalan dengan baik, jika ada pesan error, perhatikan apa yang diminta kemudian lengkapi.

Untuk mempermudah anda melengkapi, install dulu browser mozilla dan terminal
wget http://mirror.centos.org/centos/5.5/os/i386/CentOS/firefox-3.0.18-1.el5.centos.i386.rpm
rpm -i firefox-3.0.18-1.el5.centos.i386.rpm
yum install gnome-terminal

Selanjutnya. . . terserah anda !

Gimana pembagian bandwdth yang baik dengan ClearOs?

Setelah dijelaskan, tentang kurang lebihnya bandwidth manager internal milik ClearOS,,,, banyak yang kecewa karena bw manager clearos tidak bisa limit ip client jika running dengan transparent proxy server.
Malah beberapa langsung menjudge, bw manager ClearOS rusak... dan yang lainnya langsung putus asa dan pindah ke OS lain, yang katanya lebih bisa memanage bandwdith dengan lebih baik...
Perlu diketahui, tidak ada sistem yang sempurna, dan sebaliknya, teknik konfigurasi sistem jaringan yang baik itu tergantung kebutuhan dan keahlian seorang system administrator dalam meramu konfigurasinya.

Dalam konsep open source, tidak ada jalan buntu. Jika fitur yang satu tidak optimal, maka kita bisa cari fitur lainnya, dan cara konfigurasi yang lain, yang penting tujuan kita tercapai, bahkan anda bisa bongkar pasang fiturnya dengan program pihak lain,,Lebih jauh,anda bisa merombak habis source code nya, untuk menciptakan program baru.

Saya tegaskan lagi, ClearOS adalah linux server enterprise,,,penerapannya untuk SBS (small bussinness server),,,lebih detail, pelajari dulu dan pahami bagaimana konsep dan visi ClearOS, dan konsep pengaturan bandwidth managernya. Jadi tidak asal "jeplak" saja,,,,

Khusus settingan diwarnet, anda juga dituntut untuk pintar-pintar melihat animo pengguna,, seringnya akses apa? browsing atau game? suka download gedhe atau cuma main-main aja? pengelompokan usernya bagaimana? dsb

Salah satu teknik yang saya pakai diwarnet adalah demikian :

1. Pakai bw manager, kelola aplikasi per port,,,
misal untuk port 80 (browsing) berapa jatah bw nya dan prioritasnya bagaimana,,, untuk port-port game online (misal point blank,dll) bagaimana, port 21 (FTP) dapat berapa,,,dll

2. Batasi download untuk file-file tertentu dengan delay pools squid. Pembatasan yang efektif adalah menggunakan 3 class :

misal:
delay_parameters 1 -1/-1 24000/32000 16000/32000

lebih lengkap pelajari disini : http://www.scribd.com/doc/36934905/Delay-Pool-on-Proxy-Squid
dan di om google

3. Blok beberapa aplikasi dengan Protocol Filter, terutama peer to peer program seperti torrent, edonkey, kazaa,dll.

4. Jika memakai lebih dari satu line internet,, gunakan destination port rule,,, misal browsing memakai jalur 1 dan game online memakai jalur 2... atau lebih spesifik,,,perhatikan animo pelanggan,,,misal anda bisa bagi untuk line1 adalah browsing dan game idol street sedangkan line 2 untuk game pointblank, tergantung penilaian balance nya , jadi tidak ada line yang sia-sia. Termasuk pilihan paket internetnya bisa beda, misal line 1 pake paket 1mbps (karena untuk browsing saja) dan line 2 pake paket 2mbps (karena untuk game online),,, Lebih jauh anda bisa memainkan prioritas masing-masing line dengan opsi weight (detailnya, baca di ebook)
Silahkan dieksperimen sendiri susunan yang pas, karena tidak setiap warnet/game online sama kebutuhannya...

Demikian ulasan pembagian bandwidth untuk warnet/game online seperti diatas. Untuk keperluan hotspot, bisa dimodifikasi sendiri. Detail dan langkah-langkah konfigurasinya, silahkan di cari-cari dulu di internet dan silahkan didiskusikan disini.

Tidak menutup kemungkinan, ada teknik konfigurasi pengaturan bandwidth yang lebih baik dari anggota yang lain. Banyak jalan menuju Roma,,,hanya orang yang putus aja saja yang bakal merugi...

Thx


Salam ClearOS